AKSARASULTRA.COM KENDARI- Bank Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatatkan pertumbuhan kinerja sepanjang tahun buku 2025. Hal itu terungkap dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahun buku 2024-2025 yang digelar di Tower Bank Sultra, Kendari, Jumat, 13 Maret 2026.
RUPS tersebut dihadiri para pemegang saham dari 18 Provinsi serta kabupaten Kota. Turut hadir pula perwakilan dari Bank Jatim sebagai salah satu pemegang saham. Rapat dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka.
Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, mengatakan secara umum kinerja Bank Sultra pada 2025 menunjukkan tren pertumbuhan positif di berbagai indikator utama, mulai dari aset, penghimpunan dana hingga penyaluran kredit.
“Capaian total aset Bank Sultra pada tahun 2025 berada di posisi Rp14,8 triliun atau mengalami pertumbuhan sebesar 5,3 persen dibandingkan tahun 2024,” unhkapanya kepada awak media usai RUPS.
Selain pertumbuhan aset, Bank Sultra juga berhasil meningkatkan penghimpunan dana masyarakat sepanjang tahun 2025. Total dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp10,3 triliun atau tumbuh sekitar 1,85 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
“Penghimpunan dana masyarakat mencapai Rp10,3 triliun. Ini menunjukkan kepercayaan masyarakat kepada Bank Sultra terus meningkat,” bebernya.
Di sisi penyaluran kredit, Bank Sultra juga mencatatkan pertumbuhan. Sepanjang tahun 2025, bank milik pemerintah daerah tersebut menyalurkan kredit sebesar Rp9,5 triliun atau meningkat sekitar 3,25 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
“Penyaluran kredit kami pada 2025 mencapai Rp9,5 triliun. Ini menjadi bagian dari komitmen Bank Sultra dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat dan pelaku usaha di daerah,” kata Andri.
Kinerja tersebut berdampak pada peningkatan laba perusahaan. Bank Sultra mencatat laba sebesar Rp419 miliar pada 2025, yang kemudian berdampak pada meningkatnya nilai dividen yang dibagikan kepada para pemegang saham.
“Laba Bank Sultra tahun 2025 sebesar Rp419 miliar. Dari jumlah tersebut, para pemegang saham menyepakati pembagian dividen sebesar Rp314 miliar atau sekitar 85 persen dari total laba,: ujarnya.
Menurut Andri, baik laba maupun dividen yang dibagikan tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Hal itu menunjukkan kinerja bank daerah tersebut terus bertumbuh secara konsisten.
“Laba tahun 2025 meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, demikian juga dividen yang kami bagikan kepada para pemegang saham,”katanya.
Andri Permana menambahkan, ke depan Bank Sultra menargetkan diri menjadi bank regional champions yang mampu memperkuat perekonomian Sulawesi Tenggara.
“Fokus kami sebagai bank daerah adalah menjadi bank regional champions yang mampu mendukung pertumbuhan ekonomi di Bumi Anoa,” tutupnya.
Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, yang memimpin jalannya RUPS mengatakan Bank Sultra memiliki peran strategis sebagai motor penggerak ekonomi daerah. Karena itu, ia meminta manajemen terus memperkuat kinerja dan memperluas kontribusinya bagi pembangunan daerah.
“Bank Sultra adalah aset daerah yang harus terus diperkuat. Kami berharap bank ini mampu menjadi penggerak ekonomi daerah dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Sultra,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya tata kelola perusahaan yang baik serta inovasi layanan agar Bank Sultra mampu bersaing dengan perbankan lain di tingkat regional maupun nasional.
“Ke depan Bank Sultra harus terus berbenah, meningkatkan pelayanan, memperkuat manajemen risiko, dan memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat,” tandasnya.
Penulis: Bur












